Browser untuk Jaringan Lambat, Opera Jagonya

Baiklah, pertama-tama biarkan saya melemaskan otot-otot jari tangan saya yang sudah sekian lama tidak saya gunakan untuk menulis blog. Sudah berapa lama ya.. 1, 2, 3 tahun! Tiga tahun saya cuti dari dunia blog. Sudah banyak yang terjadi selama 3 tahun. Saya menikah, menjadi ibu dan hidup terus berjalan. Entah angin darimana tiba-tiba saya merindukan menulis, dan berkunjunglah saya ke blog kesayangan saya ini (lha wong blognya juga cuma punya satu, hehe..).

Oke, untuk tulisan pertama setelah cuti panjang, artikelnya yang ringan-ringan saja dulu. Akhir-akhir ini saya sedang punya masalah dengan jaringan internet di tempat kerja saya. Entah ada masalah apa, jaringan hotspot sedang lemot sampai-sampai untuk membuka halaman sederhana saja lamanya minta ampun. Padahal saya sudah pakai browser yang katanya paling cepat, Google Chrome, tetap saja tidak ngaruh. Pakai Mozilla Firefox sama saja. Frustasi deh, pakai browser apalagi coba… Lalu tiba-tiba saya teringat satu nama browser yang sudah lama hilang dari ingatan, dialah Opera Browser, yang pada zamannya dulu (zaman saya kuliah) pernah setia menemani hari-hari saya dalam berinternet di Warnet. Maklum zaman dulu jaringan internet masih sangat lambat, dan Opera banyak dijadikan idola oleh pengguna internet karena ringan enginenya dan cepat untuk digunakan di jaringan yang lambat.

Ga pakai lama, segera saya main ke webnya Opera di sini. Setelah temu kangen sebentar, akhirnya saya download versi terbarunya di halaman ini. Singkat kata setelah saya download saya tes donk. Lha kok hasilnya sama saya, masih lambat saja buat buka halaman-halaman internet, tapi mak tring… saya kok mendadak ingat kalau di Opera ada mode untuk berinternet di jaringan lambat, namanya Turbo Mode, kucari dan selalu kucari jalan terbaik.. tapi ga nemu juga, apa sudah dihapus ya fitur itu, wah gaswat!  

Syukurlah di tengah kegalauan, saya terdampar di suatu web yang saya lupa alamatnya. Di web tersebut dijelaskan cara untuk mengoptimalkan Browser Opera. Demi sajian yang lebih enak dibaca, selanjutnya tulisan akan dibuat dalam mode tutorial ala resep memasak 😀

Langkah 1 : Download Opera Terbaru di link yang saya tautkan di atas (selalu update kok, soalnya saya tautkan langsung ke web resminya Opera

Langkah 2 : Instal di komputer, laptop atau netbook anda

Langkah 3 : Coba dulu untuk browsing, apakah lambat? Jika lambat teruskan baca tutorial ini

Langkah 3 : Klik lambang Opera di menu browser (sudut kiri atas)

Langkah 4 : Sudah ketemu, cari tulisan Off Road Mode, selanjutnya klik saja

Langkah 5 : Coba anda membuka web setelah di mode Off Road, apakah terasa bedanya?

Kalau saya sih terasa banget. Web yang tadinya susah dibuka mendadak mudah-mudah saja tuh dibuka. Wuzz wuzz wuzz.. Syukurlah kalau begitu.. Sekarang saya bisa berinternet kembali dengan lancar. Untuk sementara, sambil menunggu jaringan kembali normal, saya akan terus menggunakan Browser Opera dengan fitur Off Road Mode nya yang maknyus.. 

Terima kasih Opera Browser.. Berkat dirimu aku bisa internetan dan nge blog lagi, hehe..

 

 

 

 

 

 

Iklan

Browser Alternatif untuk Menghemat Bandwith

Berselancar dengan browser Mozilla Firefox, Google Chrome atau Safari memang menyenangkan. Tampilannya enak dilihat dan cepat dalam membuka halaman. Tapi sayangnya, di rumah saya hanya memakai koneksi GPRS lewat modem handphone. Dan koneksinya sering angin-anginan, kadang lancar kadang lemot. Untuk mensiasatinya, saya menggunakan browser Opera (versi 10.00 sudah tersedia untuk Linux). Dengan mengaktifkan Opera Turbo, kecepatan dalam membuka halaman dapat ditingkatkan. Tapi masih ada satu masalah lagi bagi para pengguna internet yang bermodal pas-pasan (seperti saya ^.^), yaitu masalah biaya. Walau sudah menggunakan browser Opera, tapi tetap saja browsing lewat komputer terasa lebih mahal dibanding lewat handphone. Nah, untuk itu saya akan membahas browser alternatif dengan dua keunggulan sekaligus, yaitu hemat dalam biaya dan cepat dalam membuka halaman. (lebih…)