puisi yang kucipta tanpa kamu

sudah lama sekali aku tak menulis puisi
kurasa sejak tak dapat kutangkap lagi bayangmu

adalah tawamu
menjadi puisiku
dan sedihmu
juga puisiku
dan semua tentangmu
adalah nafas
dari puisiku

maka kusadari benar sempat aku tak mampu mengukir kata
ketika semakin lama aku semakin samar
mengenali imagimu

dan pada suatu titik
aku berhenti menulis puisi
saat aku sadar
aku kehilangan makna pada
barisan kata-kata

tapi
rasa-rasanya aku akan memulai kembali menulis puisi
karena…
aku bertemu dengan seseorang yang bukan kamu
yang tertawa tidak seperti kamu
dan berbicara padaku
dengan cara yang sama sekali berbeda
dengan caramu

dan dia
membuat aku
memulai lagi
menulis puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s