Cahaya di Malam Hari

Tadi sore saya baru dari rs ngesti waluyo parakan, menjenguk julak (pakdhe) saya yang sedang sakit. Pulang dr parakan setelah maghrib. Di jalan, di daerah sepanjang kledung-reco (perbatasan kabupaten temanggung-wonosobo), ketika sedang melihat keluar jendela, saya melihat fenomena fisika yang indah. Di kejauhan, tampak cahaya yang tiba-tiba berpendar menerangi langit, lalu hilang
. Berkali-kali seperti itu. Orang-orang sini menyebut cahaya tersebut “lidah”. Tapi saya tidak tahu istilah fisikanya. Kalau dibilang petir, tapi tidak sedang hujan. Kalau aurora, bukannya adanya di kutub? Kalau meteor, bentuknya bukan seperti bintang yang sedang jatuh. Lalu apa ya?

Dengan kesadaran bahwa pengetahuan fisika saya memang pas-pasan, saya menyerah untuk menjelaskan fenomena itu secara ilmiah. Yang jelas, pemandangan yang saya lihat malam tadi membuat saya ingin menyanyikan sebaris lirik..

“langit di waktu malam hari… sungguh indah dan menarik hati…”.

*terinspirasi dari lirik lagu “solo di waktu malam hari”

2 pemikiran pada “Cahaya di Malam Hari

    1. Yup, salam kenal. Saya dari mojotengah, arah ke dieng. Klo sapuran berarti dari kertek kesana lagi ya, ke arah purworejo/magelang. Saya alumnus sma 1 wnsb, lulus thn 2002. Salam kenal juga bwt teman bibit..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s