Mari Menulis, Mari Ngeblog

Saya adalah seorang pemula di dunia blogging, oleh karena itu saya terus mencari dan mencari resep supaya tulisan saya dibaca orang. Alhamdulillah perlahan-lahan blog saya mulai dikunjungi orang, walaupun mungkin ada juga yang tidak sengaja nyasar ke sini, tapi saya harap di antara para pembaca blog saya ada yang beroleh manfaat dari tulisan-tulisan yang saya posting.

Ketika anda membuat blog, apa yang anda harapkan? Tentu ingin agar tulisan anda dibaca orang kan? (yang saya maksud adalah blog yang memang diniatkan untuk dibaca orang, bukan private journal). Lantas apakah usaha anda berhasil? Berapa banyak orang yang mengunjungi blog anda?

Untuk membuat blog kita dikunjungi orang, saya membuat rumus. Namanya rumus pengandaian. Jadi saat tulisan akan saya muat, saya berandai-andai dulu. Saya berpura-pura jadi orang lain yang tidak sengaja nyasar ke blog saya, tentunya orang tersebut tidak mengenal saya kan. Kemudian saya yang sedang jadi orang lain tersebut akan membaca tulisan buatan saya. Kalau tulisan saya “sudah lumayan bisa dibaca”, barulah saya muat, tetapi kalau masih amburadul, biasanya saya urungkan untuk dimuat, minimal saya edit-edit dulu.

Lebih jelasnya, mari lanjut ke bagian-bagian tulisan berikut ini..

1. Judul
Dalam membuat judul, saya mencoba membuat judul yang sesuai dengan topik tulisan. Boleh yang sederhana, maupun yang bombastis. Misal yang bombastis tuh begini: “Yang Hot Hari Ini”. Orang mungkin akan berpikiran yang tidak-tidak saat membaca judulnya. Padahal isinya adalah: hari ini anda ikut kerja bakti saat cuaca cerah dan matahari sedang terik-teriknya. Panas kan, hehe.. Mungkin orang akan kecele setelah membaca ceritanya, tapi selama isinya masih nyambung ma judulnya, bukan salah anda kan ^_^ .. Ada penulis di WP yang suka membuat judul yang bombastis seperti itu, dan ternyata blognya banyak disukai pembaca. Tapi kalau anda merasa jengah untuk untuk membuat judul yang aneh-aneh, buat saja judul yang sederhana tapi tepat sasaran, artinya ada kesesuaian antara judul dengan isi tulisan.

2. Isi Tulisan
Anda bebas memilih akan memuat apa saja di blog. Anda yang suka curhat bisa menulis kejadian anda sehari-hari di blog. Yang suka puisi dapat berekspresi di blog, yang suka berbagi pengetahuan juga menulis ilmunya di blog. Itu sah-sah saja. Atau kalau anda suka menulis itu semua, boleh saja, itu namanya blog gado-gado.. Lebih baik tidak membuat tulisan yang menyulut kebencian. Kecuali anda memang berniat mencari musuh. Kalau gara-gara hal tersebut blog anda di-suspend, anda sendiri yang rugi.
Apapun isi tulisan anda, usahakan pembaca blog anda mendapatkan sesuatu saat membaca blog anda. Entah itu berupa ilmu, pengetahuan, hikmah, atau pencerahan (hah, naon eta?). Saya sendiri selalu berharap apa yang saya tulis ada manfaatnya, bahkan apabila yang saya tulis berupa puisi atau lirik dari lagu yang saya sukai.

Tapi berdasarkan tulisan-tulisan yang pernah saya buat di blog, biasanya yang paling sering dikunjungi adalah yang berisi pengetahuan. Seperti misal pengetahuan di bidang peternakan, pertanian, atau kesehatan. Walaupun tulisan-tulisan tersebut saya tulis beberapa bulan yang lalu, tapi pembacanya masih ada setiap harinya. Mungkin karena tulisan yang isinya pengetahuan sifatnya tidak gampang basi alias masih berlaku untuk waktu yang lama. Berbeda dengan tulisan saya yang berisi kejadian sehari-hari.

3. Tag
Tag itu kurang lebih artinya tulisan anda berhubungan dengan apa. Misal kalau anda ingin menulis tentang yoghurt, maka tagnya dapat menggunakan kata “susu”, “yoghurt”, “fermentasi susu”, “lactobacillus bulgaricus”, dan “streptococcus thermophillus”. Karena tag adalah kata kunci, maka usahakan tag-nya mudah dicari di mesin pencari. Daripada anda membuat tag “yoghurtku enak” atau “yuk buat yoghurt”, akan lebih mudah kalau anda menggunakan tag dengan kata-kata yang lebih tepat sasaran.

4. Kategori
Kategori digunakan untuk membuat pembaca mudah menemukan apa yang mereka cari. Apalagi kalau blog yang isinya gado-gado. Tentu lebih mudah mencari suatu tulisan kalau tulisan tersebut sudah dikategorikan menurut genre-nya. Pembaca yang menyukai puisi bisa langsung mencari di kategori puisi, yang menyukai tulisan tentang dunia peternakan bisa mencari di kategori peternakan, dan seterusnya.

5. Komentar
Komentar adalah bentuk interaksi anda dengan pengunjung blog anda. Dari komentarlah anda bisa mendapat masukan atau kritik tentang tulisan anda. Bahkan kalau anda jeli, suatu komentar dapat anda jadikan inspirasi untuk membuat tulisan baru di blog anda.

Untuk sementara itulah yang dapat saya pelajari dari kegiatan menulis blog. Saat ini saya sedang belajar bagaimana cara membuat gaya tulisan yang khas, sehingga dari gaya bahasanya orang akan mengetahui bahwa yang menulis adalah saya. Sementara, sambil terus mencari bentuk, mari tetap menulis, mari ngeblog.

4 pemikiran pada “Mari Menulis, Mari Ngeblog

  1. Untuk mengubah tampilan blog dari template standar ke template custom, saya belum belajar ilmunya. Template yang saya gunakan ini template standar dari wordpress lho.. But anyway, makasih dah berkunjung ke blog saya ^_^

  2. Bagus tampilannya, salut dah. bagi-bagi donk ilmunya. Aku pingin tahu gimana caranya mengubah tampilan pada blog sehingga makin keren, tidak hanya memilih satu dari tamplete standard yang ada. trims aku tunggu tipsnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s