Ikut Situs Pertemanan Facebook, Perlukah?

Popularitas situs pertemanan Facebook, yang makin meroket karena Presiden Obama menggunakannya sebagai media kampanye waktu pilpres Amerika tahun lalu, ternyata menyebar juga di Indonesia. Setahu saya Facebook bukanlah pemain baru dalam dunia situs pertemanan, tapi sampai beberapa tahun lalu, popularitas Friendster di Indonesia masih lebih menonjol daripada Facebook. Lalu mengapa sekarang Facebook menjadi makin populer di Indonesia?

Rupanya, orang Indonesia adalah tipe orang yang suka mengikuti tren. Tak percaya? ketika Nokia seri Communicator diluncurkan, siapa yang antrinya kayak ular naga panjangnya bukan kepalang…di acara launchingnya? Orang Indonesia kan? Begitu juga ketika demam Ipod dan I-Phone melanda dunia, orang Indonesia juga ikut terkena demamnya. Walaupun untuk produk tersebut sifatnya lebih segmented mengingat harganya yang mahal. Dan yang terbaru, ketika Presiden Obama memakai Blackberry dan punya account di Facebook, maka di Indonesia mulai menjamur orang-orang yang memakai Blackberry dan membuat account di Facebook.

Salah satunya adalah saya.

Mulanya saya tidak begitu tertarik untuk membuat account di Facebook. Walaupun saat ini yang namanya Facebook sering dijadikan topik di TV, diulas di surat kabar dan majalah, dan tentu saja dibicarakan di internet, tapi saya belum tergiur. Sampai salah satu teman saya membuat account di Facebook. Karena teman saya suka cerita Facebook tuh begini.. Facebook tuh begitu… Lama-lama saya penasaran juga. Maka akhirnya saya memutuskan untuk membuat account di sana.

Proses pendaftarannya cukup simpel dan cepat, tidak berbelit-belit. Setelah terdaftar saya menulis profil diri saya, kemudian meng-upload foto saya. Untuk menemukan teman, saya menggunakan fitur pencari teman yang tersedia di Facebook. Saya mengetikkan kata kunci “Institut Pertanian Bogor” dan untuk tahun saya pilih “2002”, karena saya masuk IPB di tahun 2002. Dan waow.. ternyata banyak sekali nama-nama anak IPB ‘02 yang saya temukan dengan kata kunci tersebut. Saya mengenali beberapa teman di situ. Langsung saja saya add. Kemudian saya mencari teman saya di SMU, dan ternyata walaupun teman yang saya temukan tidak sebanyak teman kuliah, tapi lumayan banyak juga..

Yang menyenangkan, di Facebook saya menemukan teman-teman yang sudah beberapa tahun ini saya tidak tahu rimbanya. Ada seorang teman baik saya, teman saya waktu kuliah yang karena lama tidak bertemu, membuat saya kehilangan kontak dengannya. Di Facebook ini, tak disangka-sangka saya menemukannya sebagai teman dari teman saya. Saya meng-addnya, dan saling bertukar nomor handphone. Siapa sangka coba, itu terjadi karena pertemuan di Facebook. Yang menyenangkan juga dari Facebook adalah tampilannya yang dinamis. Kita bisa “ngobrol” di “dinding”, bukan ngobrol dalam arti sebenarnya, tapi lebih mirip orang yang ber-sms, tapi lebih luas jangkauannya karena bisa melibatkan beberapa orang, mungkin dapat diistilahnya sebagai “percakapan teks” banyak arah antara saya dengan teman-teman saya.

Selain itu, saya juga jadi tahu kabar harian teman saya lewat fitur “sedang apa anda saat ini”. Seperti siapa yang hari ini sedang sibuk dengan pekerjaannya, atau adakah yang sedang sakit, siapa yang sedang jalan-jalan, atau siapa yang sedang berulang tahun misalnya..

Masih banyak lagi fitur-fitur yang asyik, misalnya kita dapat bergabung dengan suatu grup seperti grup almamater kita, atau grup dari kota kita, atau grup berdasarkan hobby. Juga bisa menjadi penggemar dari suatu band, artis, tokoh terkenal, atau bahkan politikus yang saat ini sedang rajin kampanye di Facebook.

Rasanya tidak ada ruginya bergabung di Facebook. Selama kita menggunakannya untuk hal-hal yang bermanfaat dan berhati-hati dalam memberikan data pribadi, Facebook adalah media yang baik untuk menemukan teman-teman lama, juga berkenalan dengan teman-teman baru. Saya sudah mencoba, bagaimana dengan anda?

5 pemikiran pada “Ikut Situs Pertemanan Facebook, Perlukah?

  1. benar semuanya diserahkan ke pribadi masing-masing sebab yang mempertanggungjawabkannya juga pribadi masing-masing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s