Antivirus untuk Kompiku

Kali ini yang akan saya ceritakan di sini adalah tentang antivirus. Sekedar kilas balik, kira-kira tiga bulan lalu, kompi di rumah perlahan-lahan mulai lemot, sampai puncaknya pada suatu hari terpaksa dilarikan ke tukang servis gara-gara tidak mau hidup. Usut punya usut, ternyata kompi saya sudah dikuasai virus. Memang waktu itu saya tidak memasang antivirus di kompi, yang ternyata berakibat fatal seperti itu. Akhirnya, kompi saya harus diinstal ulang, akhirnya bisa benar lagi sie, tapi program-program yang tadinya ada jadi terhapus semua.

Waktu diinstal ulang, saya pesan ke tukang servisnya supaya kompi saya diinstal antivirus. Saya diberi dua antivirus. Yang satu AVG free, trus yang satu antivirus lokal, ansav. Tapi,waktu saya lihat virus databasenya, ternyata dua antivirus bawaan dari tukang servis tersebut kurang update, yaitu keluaran awal 2008. Wah, kalau virus databasenya jadul, masih besar dunk kemungkinan terserang virusnya, pikir saya.

Nah.. Akhir-akhir ini karena saya lumayan sering pergi ke warnet, saya mencoba mencari update untuk antivirus AVG dan Ansav di kompi saya.. Ternyata waktu saya googling, saya malah menemukan banyak situs yang menawarkan antivirus gratis, di antaranya di situs milik AVG, Avira, Avast, dll. Ada juga beberapa yang menawarkan versi trial, yang paling saya ingat adalah dari Karpersky. Di luar situs-situs tersebut, ada juga situs yang menyediakan berbagai antivirus seperti di CNET dan Softpedia. Dengan banyak pilihan begitu, saya jadi bingung apakah mau tetap pakai AVG atau coba yang lain.

Mengingat kompi saya tergolong berspec rendah, Pentium 3 dengan SD RAM 256 MB, saya mencari di antara antivirus tersebut yang tidak akan memberatkan kompi saya dan yang penting gratis. Untuk mencari info tersebut saya menelusuri forum-forum yang membahas tentang antivirus. Pada tahap ini saya mengeliminasi Karpersky karena cuma menyediakan versi trial, yang artinya tidak sesuai dengan keinginan saya untuk mencari antivirus gratisan. Kemudian di antara antivirus yang gratisan, pilihan saya jatuh ke Avast 4.8 yang saya download dari situsnya, http://www.avast.com dengan beberapa pertimbangan yaitu gratis, punya Real Time Protection yang bernama avast! On Access Scanner, dapat license key yang masa berlakunya lama banget, ga terlalu memberatkan kompi, dan untuk update database juga disediakan dua pilihan, secara online dan offline.

Setelah itu saya beralih mencari antivirus lokal. Prinsip saya, untuk menghadapi virus lokal, hadapilah dengan antivirus yang lokal juga. Waktu googling, saya kagum juga dengan perkembangan antivirus lokal yang lumayan bejibun jumlahnya. Dulu setahu saya yang beredar baru PCMAV dan Ansav, tapi sekarang selain kedua antivirus tersebut, ada juga Smadav, Gucup, dan beberapa yang lainnya. Kali ini saya memilih untuk mengunduh Ansav 2.0.34 di http://www.ansav.com dan Smadav 2009 Rev. 3 di http://www.smadav.net . Untuk Ansav saya gunakan sebagai antivirus di Flashdisk (Ansav menyediakan versi yang dapat diinstal dan yang portabel, saya mengunduh yang portabel karena akan saya gunakan di flashdisk), sedangkan yang Smadav saya gunakan di kompi berdampingan dengan Avast. Smadav ternyata juga menyediakan Real Time Protection yang bernama SmaRTP-Protection.

Selagi browsing, saya menemukan lagi satu lagi aplikasi yang bukan sebagai antivirus, tapi sebagai penangkal virus (loh apa bedanya?), namanya USB Vaccine. Aplikasi tersebut buatan Panda Security, salah satu pembuat antivirus juga. Sifatnya portabel dan sekali lagi, gratis.. Cara kerjanya adalah dengan menon-aktifkan fitur autorun di kompi (sebenarnya bisa juga dinon-aktifkan dengan mengubah registry, tapi agak belibet caranya), sehingga bisa mencegah infeksi dari jenis virus yang menginfeksi kompi lewat autorun ketika Flashdisk dan CD/DVD disambungkan ke kompi. Sedangkan cara kerja USB Vaccine di flashdisk adalah dengan membuat file autorun.inf yang tidak dapat diganti atau dihapus oleh virus. Dengan adanya autorun.inf dari USB Vaccine di flashdisk, maka virus tidak dapat membuat file autorun.inf lagi. Untuk lebih jelasnya, anda dapat mengunjungi situs http://www.download.com untuk mengetahui cara kerjanya.

Memang agak merepotkan juga memakai antivirus, karena kita harus rajin mencari updatenya. Karena kalau tidak di-update, apapun antivirus yang kita pakai, maka akan kurang ampuh menghadapi varian virus baru yang terus bermunculan. Tapi daripada kompi saya terserang virus lagi, yang menghilangkan/menyembunyikan data saya, memperlambat kompi saya, dan akhirnya memaksa kompi saya untuk diinstal ulang lagi.. rasanya saya lebih rela kalau harus sering-sering update antivirus. Seperti kata sebuah pepatah, “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Betul?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s