Pengaruh Fermentasi Madu terhadap Kemasan

Madu yaitu nektar yang diambil lebah dari bunga untuk diolah sebagai cadangan makanannya (madu) bilamana datang masa paceklik (tidak ada bunga yang mekar).

Madu dengan kadar air tinggi akan mengalami fermentasi menjadi alkohol dan gas CO2 yang menyebabkan madu bersifat asam dan naiknya tekanan dalam botol, yang ditandai dengan bunyi desis bila tutup botol dibuka. Madu yang meledak karena terjadi fermentasi yang disebabkan oleh masih tingginya kadar air pada madu tersebut, biasanya terjadi pada madu-madu muda.

Bagaimana Mekanismenya?

Madu merupakan sumber karbohidrat dengan kandungan utama monosakarida, yaitu glukosa dan fruktosa (Kuntadi, 2002). Madu yang dijual di pasaran ada yang mengalami proses penurunan kadar air dan ada yang tidak. Madu dengan kadar air yang masih tinggi seringkali akan berbunyi mendesis atau bahkan meledak saat tutup kemasan (umumnya botol) dibuka.

Mekanismenya sebagai berikut:

Pembentukan alkohol dari gula dilaksanakan oleh khamir penghasil alkohol, sebagai contoh yang terbaik ialah Saccharomyces ellipsoideus. Perubahan yang terjadi biasanya dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut:
C6H12O6 + Saccharomyces ellipsoideus = 2C2H5OH + 2CO2
Gula sederhana + Khamir = Alkohol + Karbondioksida (Desrosier, 1988).
Pembentukan gas CO2 menimbulkan tekanan dari dalam terhadap kemasan. Oleh karena kemasan yang umum digunakan sebagai pengemas madu adalah botol, maka gas tidak dapat keluar akibat sifat botol yang hermetic. Sebagai akibatnya, saat botol dibuka untuk pertama kali, seringkali timbul letupan/ledakan dari dalam yang diakibatkan oleh akumulasi tekanan gas CO2 yang terbentuk dari hasil fermentasi madu.

DAFTAR PUSTAKA
Desrosier, N. W. 1988.Teknologi Pengawetan Pangan. Edisi Ketiga. Terjemahan
Kuntadi. 2002. Madu: Komposisi, Sifat, dan Khasiatnya. Departemen Kehutanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. Sylvatropika 7:15-16, Jakarta.

2 pemikiran pada “Pengaruh Fermentasi Madu terhadap Kemasan

  1. Salam kenal saya minta tolong untuk tahapan pengemasan madu diterangkan secara beruntun setiap tahanannya dan apakah ada proses sTerolisasinu? Terima kasih kalau bisa sama gambarnya

  2. saya perlu informasi pengemasan madu kapuk yang baik, sehingga ‘ledakan’pada botol oleh tekanan gas dapat berkurang atau hilang. tolong kirim ke email saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s